Jumat
Belikan Facebook Untuk Kakek
Kakek: "Di.., dari tadi kakek melihatmu ketawa-ketiwi. Kamu kenapa, Di..?
Ardi : "Iya, Kek. Ardi baru saja punya facebook. (Sambil tetap sibuk dan tidak memedulikan si kakek.)
Kakek: "Memangnya facebook bisa bikin ketawa-ketiwi ya, Di..?"
Ardi : "Iya, Kek!"
Kakek: "Wah, kalau begitu kebetulan. Di, tolong belikan facebook buat kakek. Kakek lagi suntuk nih...."
Cucu : "!!##$$????"
Tips jadi Dewasa
Menjadi dewasa, adalah proses aksiomatik yang terjadi pada setiap diri manusia normal. Karena, bila proses itu tidak berjalan demikian, itu berarti ada yang tidak normal dalam diri manusia itu.
Menjadi dewasa, adalah juga suatu keputusan yang penuh tanggung jawab dan konsekuensi. Karena, setiap orang dewasa akan selalu bertanggung jawab penuh akan apa yang dikerjakannya, dan memahami betul bahwa setiap perbuatan akan ada konsekuensi logisnya.
Menjadi dewasa, adalah juga suatu pilihan dalam menyikapi segala ujian kehidupan. Karena, betapa banyak manusia yang memilih cara kekanak-kanakan dalam menyelesaikan urusan atau masalah kehidupannya, berjiwa kerdil, lari dari tanggung jawab, tidak menerima kenyataan, dan lain sebagainya, itulah diantara sifat yang menunjukan ketidak-dewasaan seseorang. Termasuk didalamnya bagaimana berprilaku, dan berinteraksi kepada sesama manusia.
Untuk menjadi dewasa, seseorang harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi tolak ukur apakah orang tersebut telah menjadi dewasa, atau belum. Diantara faktor-faktor itu adalah:
- Kematangan berfikir: Seorang yang dewasa, tahu bagaimana harus berfikir sebelum bertindak (berbuat). Ia tahu betul pentingnya perencanaan sebelum melakukan suatu hal, dan evaluasi setelah melakukannya; tidak serta merta, dan tidak “grabak-grubuk”. Seorang yang dewasa dapat berpikir logis, dan kritis.
- Kedewasaan emosional: Seorang yang dewasa, dapat memahami dan mengendalikan gejolak emosinya. Justru itulah yang membedakannya dengan seorang anak kecil, yang tidak tahu mengapa ia emosi dan bagaimana mengendalikannya. Ia mampu menyalurkan dan menempatkan emosinya pada sesuatu yang benar, tidak salah kaprah.
- Kecerdasan ruhaniyah: Seorang yang dewasa, memiliki jiwa yang tenang; dalam arti tidak ada kegundahan yang menyebabkan jiwanya labil. Kecerdasan ruhaniyah adalah kemampuan ruhani untuk meyakini dan memahami, bahwa ketenangan sejati itu bersumber dari yang Maha Menenangkan. Ruhani yang cerdas, mampu mengetahui betul bahwa banyak keterbatasan yang ia miliki, sehingga ia dapat menempatkan diri di hadapan Sang Penciptanya, mengetahui hak-Nya, dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlashan.
- Kepekaan sosial: Seorang yang dewasa, akan melihat dirinya adalah bagian dari masyarakat. Suatu komunitas hierarki yang majemuk. Kepekaan hati terhadap masalah dan kondisi sosial realita, akan mampu menumbuh-kembangkan rasa empati, yang menepis jauh-jauh rasa egois dalam berbuat suatu hal. Seorang yang dewasa akan sangat peka, bahwa apa yang dia berikan hari ini kepada orang lain, suatu saat akan dia terima dari orang lain.
Penjelasan diatas jelas belum cukup. Itu semua hanya permukaan saja. Masih banyak aspek yang dapat dikaji lebih dalam lagi, dari suatu sikap dan sifat yang menunjukan kedewasaan seseorang.
Namun, setidaknya, ada yang perlu diingat disini, bahwa menjadi dewasa itu tidaklah sulit, dan bukan hal yang menakutkan. Untuk menjadi dewasa hanya dibutuhkan pengalaman, dan kemampuan mengambil hikmah dari pengalaman itu tentunya. Sementara pengalaman itu, bergantung pada waktu. Itu berarti, sudah seharusnya seorang yang semakin tua, semakin banyak pula hikmah dan ibroh dari pengalaman yang ia miliki dalam hidupnya. Itu sudah cukup membuatnya menjadi lebih bijak dalam menjalani hidup. Dan sifat bijak adalah milik orang-orang yang dewasa. Maka, belajarlah untuk menjadi seperti itu…
Dzul fahmi
Kamis
Trik SulaP
Tentu dalam kekaguman itu ada satu pertanyaan mendasar yang keluar: ”Bagaimana mungkin mereka bisa melakukannya?” Ada bermacam-macam cara, mulai dari penggunaan benda-benda biasa yang sudah ’diakali’ sampai pemakaian kostum, set panggung, dan penghasil efek khusus. Namun yang menjadi andalan utama seorang pesulap sejati pada dasarnya hanyalah gerakan tangan, tubuh, dan kata-katanya. Juga pengetahuan akan mata dan pikiran manusia yang tidak sempurna. Baru-baru ini di YouTube muncul sebuah tayangan yang mengungkap rahasia di balik trik sulap mengubah warna kartu. Beberapa orang sudah membahasnya, dan saya juga akan membahasnya dari sudut pandang ilmu psikologi. Dalam tayangan yang akan saya cantumkan berikut ini, cobalah untuk terus awas dan menerka-nerka bagaimana si pesulap melakukan triknya sebelum ia mulai membahasnya.
Cewek :Emang kenapa....?
Cowok :Kayaknya besinya kotor tuh..pegangan sama aku aja.
Cowok: Maaf mba, jangan terlalu lama duduk dikursi itu, pindah dideket saya aja
Cewek: Loh?? kenapa??
Cowok: Takut dikerubung semut.. Soalnya mba manis..
Cowok :Mbak, orang tuanya pengrajin bantal ya..?
Cewek : Hah..!!!? bukan..Emang kenapa..?
Cowok :kok kalo deket sama mbak rasanya nyaman yach.
Cowok: "Kamu sekali-sekali nyuci piring dooonk"
Cewek: "Hah? emang kenapa ?"
Cowok: "Ini tangan kamu terlalu lembut..."
Cowok: "Kamu pasti enggak pernah maen bola ya.."
Cewek: "Iya laaah.. emang kenapa...?"
Cowok: "Soalnya kaki kamu bagus banget...."
Cowok: "Mbak punya uang koin ? Boleh minta ?"
Cewek: "Buat apa ?"
Cowok: "Aku udah janji sama ibu kalau aku akan menelepon dia bila aku jatuh cinta"
cewek: say, klo mama kamu & aku tenggelam samaan, siapa yang kamu tolong..?
cowok: ya mama akulah.. Emang kamu yang lahirin aku..?
cewek: ih kamu..
cowok: iya, tapi abis selamatin mama, aku akan tenggelam bersama kamu.. (GLODAK ..!)
cewek: nanti klo aku uda dket, aku miskol deh..
cowok: ga usah, i can sense when u are around..
Cowok : hmm maaf yaa belakangan ini tanganku agak kasar...
cewek :ahh ga papa kok, emangnya knp??
cowok : soalnya aku tiap hari jadi kuli
cewek : yang bener kmu?? dimana?
Cowok : di hatikamu, aku selalu buatin istana cinta buat kita berdua -->plg najis
cowok : saayyaaangggg, papah kamu astronot ya..?
cewek :enggak kok..
cowok : kalo gitu pasti kakek kamu dong
cewek :enggak juga kok...
cowok : trus yang astronot siapa..?
cewek :enggak ada...
cowok : tapi kok ada berjuta2 bintang si dimata kamu...
cow : beby... kmu punya guru fisika gak.
cew :ada, emangnya knp..??
cow : tanyain dong!!!
cew :tanyain apaan..? PR kamu.....??
cow : bukannn.!!! tanyain dia kenapa sih kok kutub2 hati aku selalu ngedeketin hati kmu
Cow : aku boleh liat punggung kamu gak??
cew :emangnya ada apaan??
cow : aku mau liat sayap seorang bidadari cantik kayak kamu beyb...,
cow : "yank..bisa bantuin aku ga?"
cew : "bantuin apa?"
cow : "ngegambar yank...mau ga??"
cew : "ngegambar apa?"
cow : "bantuin aku gambar.....peta dari hati aku ke hati kamu" (jeburrr...! ! ---> kecemplung kali)
clock dzul
Arsip Blog
- November 2009 (3)
- Oktober 2009 (4)
- September 2009 (3)
- Agustus 2009 (1)
